The Latest

Jul 11, 2014 / 1 note

These days are gone
Loud enough to hold on
I think about the time we wasted
I think about the years to come
It’s getting late and I can’t call
It’s getting late to face it all
I think about the time we wasted
My loneliness has slowly grown
I told you not to cross the line
& leave me with your love for granted
The letters from your broken heart
I think I might have lost them somewhere

Don’t tell me ‘bout your lies
Don’t tell me ‘bout your secrets

My love is easy
You are everything I need
Now your love is gone
I want it safe & guaranteed
Life is such a fine line
Looking at the bright line
I think about the time we wasted
For someday I’ll be coming too
Tonight is dying on its own
& now I got your love for granted
It doesn’t matter right or wrong
As long as you are hiding somewhere

Don’t tell me ‘bout your lies
Don’t tell me ‘bout your secrets

Even though we’ve said it all
I would never let us fall with you
Hang on to a little chance, you bet I’m in
If it is for better 
I would never miss the call, it’s true
Hang on to a little chance, you bet I’m in

Jun 10, 2014

Cukup

  • A: Apa yang paling menyakitkan untukmu?
  • B: Mengetahui bahwa diriku hidup dalam pikiranku sendiri.
  • A: Bagaimana tepatnya?
  • B: Aku hidup dengan segala kepercayaan baik dan berakhir dengan sesuatu yang berlawanan dari apa yang aku pikirkan.
  • A: Apa kamu pernah berpikir seperti itu sebelumnya? Sesuatu yang menyakitimu itu.
  • B: Mungkin pernah. Tapi aku terlalu buta untuk mencoba memikirkannya.
  • A: Apa yang membuatmu buta?
  • B: Mungkin perasaan yang ada.
  • A: Apa kamu segera melepaskannya?
  • B: Siapa? Apa?
  • A: Rasa sakit itu. Mungkin.
  • B: Aku selalu berpikir, apakah rasa sakit ini memberikan hal baik untukku. Bila tidak, aku harus mengobatinya secepatnya walaupun mengorbankan organ dalam diriku. Bila memang perlu adanya perjuangan karena aku mungkin harus sedikit bersabar dengan rasa sakitnya tanpa mengorbankan organku yang lain. Dibalik setiap rasa sakit pasti ada hikmah. Aku sudah terbiasa menahan sakit. Itu bukan masalah besar.
  • A: Apa yang akhir-akhir ini kamu pilih?
  • B: Mengobatinya secepatnya.
  • A: Mengapa kamu pilih jalan itu?
  • B: Karena ada sesuatu yang menungguku untuk sembuh dan bahagia kembali.
  • Dan bila aku bertahan terhadap sakit ini, aku terlalu bodoh untuk berjuang sendiri.
  • Penyakit ini terlalu menguasai tubuhku seperti tali, sedangkan kemampuan diriku tidak sekuat penyakit ini.
  • A: Hal apa saja yang dilumpuhkan oleh penyakit ini?
  • B: Penyakit ini seperti kanker yang perlahan memakan sel-sel darah putih, secara perlahan rambutku mulai gugur, tubuhku melemah, aku tidak terbiasa lagi ada dibawah sinar mentari. Keegoisan penyakit ini selalu membenturkan aku untuk kembali lemah bagai orang yang tidak berdaya melakukan kehidupan. Setiap aku ingin berdiri, dia melumpuhkan. Setiap aku ingin tidur, dia membangunkan. Setiap aku ingin berbicara, ia membekukan saraf mulutku. Setiap aku ingin mendengarkan, ia selalu menulikanku. Setiap aku ingin berpikir positif terhadap penyakit ini, ia selalu membuatku berpikir ini bukan yang sepantasnya untukku. Tak ada jalan lain untuk mengorbankan bagian dari organ sempurna ku ini.
  • A: Apa penyakit ini membawa suatu yang negatif untuk diri kamu?
  • B: Aku menjadi senang untuk berseteru dengan dokter yang kontra pendapat denganku, aku tidak lagi menjadi seseorang yg lembut seperti sebelumnya. Aku mengalami penurunan dalam kontrol emosi (seringnya berteriak, menangis, dan mengeluarkan 3 urat nadi di bagian dahi)
  • A: Apa yang kamu rasakan sejak organ itu kamu korbankan?
  • B: Selama ini aku mempunyai kesempurnaan tentang tujuan hidup dan kebahagiaan yang tiada duanya. Tapi kini, aku kehilangan kesempurnaan itu. Aku mempunyai rasa kehilangan yang amat mendalam. Namun hal baik mulai berdatangan, walaupun aku tetap merindukan kesempurnaanku.
  • A: Apa yang membuat kamu yakin dalam memutuskan hal ini?
  • B: Kesempurnaan hanya sebagian dari keegoisan. Ambisiku mengatakan ada hal yang lebih baik dari kesempurnaan.. Yaitu merasa cukup. Aku merasa aku cukup untuk seperti ini, cukup selalu lebih baik daripada kelebihan.
  • A: Apa yang kamu rasakan sekarang?
  • B: Aku belum pulih, namun aku tau ada sesuatu yang menungguku untuk kembali menjalani kehidupanku.
  • A: Bagaimana dengan kehidupan kamu sekarang?
  • B: Aku mempunyai tujuan hidup yang sempat tertunda dan aku akan menjalaninya seperti sedia kala. Aku akan menyelesaikan kuliah, lalu aku bekerja untuk keluarga kecilku – terutama untuk ibuku, dan menikah dengan seseorang yang tidak pernah menyerah akan diriku.
May 27, 2014 / 61 notes
beenbrokensinceiwasborn:
May 27, 2014 / 773 notes
whoa? it’s work out week!
//
May 27, 2014 / 1 note
fuckyeahcozycritters:

Happy Shark Week
May 27, 2014 / 1,290 notes

fuckyeahcozycritters:

Happy Shark Week

(via gravitationalbeauty)

Water does not resist. Water flows. When you plunge your hand into it, all you feel is a caress. Water is not a solid wall, it will not stop you. But water always goes where it wants to go, and nothing in the end can stand against it. Water is patient. Dripping water wears away a stone. Remember that, my child. Remember you are half water. If you can’t go through an obstacle, go around it. Water does.
Margaret Atwood, The Penelopiad
May 25, 2014
May 25, 2014

Anonymous said: You did so well on dressing yourself!

nuff said.

May 25, 2014

Anonymous said: instagram mu tak bisa aku add

putysmm? m nya double

May 25, 2014

:””)

ice cream on beach
Mar 15, 2014

ice cream on beach

under my breath
Mar 15, 2014 / 1 note

under my breath

Mar 15, 2014 / 12 notes
Alex Turner in Smoke, R U mine?
Mar 15, 2014 / 349 notes

Alex Turner in Smoke, R U mine?

Bon Iver in Suit
Mar 15, 2014

Bon Iver in Suit